Baja Ringan, Alternatif Unggulan Pengganti Kayu dan Besi


Dalam dunia konstruksi bangunan, penggunaan baja ringan tengah menjadi tren. Baja ringan sesuai namanya, memiliki bobot yang cukup ringan sehingga mudah dipasang dan dibentuk. Namun, cukup kuat untuk menopang berbagai jenis atap yang akan dipasang di atasnya.


Baja ringan memang dikenal dengan banyak keunggulannya. Tapi tahukah anda jika jenis baja ini punya kelemahan yang bisa saja membahayakan anda? Seperti pada kasus robohnya atap SD di Semarang baru – baru ini. Diduga rangka baja ringan yang digunakan kurang perhitungan dan tidak kuat menahan beban diatasnya. Nah, jangan sampai terkena masalah yang sama? Jadi ada baiknya anda selektif sebelum membeli.

Baja Ringan, Alternatif Unggulan Pengganti Kayu dan Besi

Selektif Memilih Sebelum Menggunakan Baja Ringan untuk Rangka Atap
Baja ringan memang menjadi alternatif pilihan yang menjanjikan. Terlihat rapih, kokoh serta bagus terkadang menutup mata anda akan bahaya yang bisa saja menghampiri anda. Agar tidak salah pilih dan terhindar dari berbagai macam efek pahit penggunaan baja ringan, anda harus selektif dalam memilih. Berikut cara anda agar bisa memutuskan dengan cermat :

1. Kenali dan Konsultasi Sebelum Membeli
Sebelum membeli dan menggunakan, ada baiknya anda mencari tahu kekurangan dan kelebihan baja ringan. Konsultasikan penggunaan baja ringan pada ahlinya agar perencanaan anda matang.

2. Pilih Baja Ringan yang Berkualitas
Diantara banyaknya merek pilihlah baja yang berkualitas sekalipun bukan merk yang terkenal. Alasannya pasti, kualitas menentukan keselamatan penggunanya. Gak mau kan, bangun anda tiba – tiba roboh karena baja yang digunakan berkualitas rendah? Biasanya baja dengan kualitas jempolan didukung dengan sertifikasi mutu baik.

3. Sesuaikan Baja Ringan dengan Atap yang Akan Menutupinya
Penyesuaian diperlukan agar hasilnya presisi dan tidak mengecewakan. Biasanya perhitungan maksimal beban yang bisa ditopang baja juga dilakukan. Perhatikan juga bentuk penopang rangkanya. Untuk hasil lebih maksimal anda bisa menggunakan jasa terkait yang ahli dalam bidangnya. 

4. Beli Produk dari Perusahaan yang Kredibel
Jangan sembarangan membeli rangka atap baja dari produsen. Usahakan Anda melakukan riset mendalam terlebih dulu terkait kredibilitas perusahaan yang menjual rangka atap baja tersebut. Sebaiknya pula pilih yang sudah memiliki dukungan konsumen yang baik.

5. Perhitungkan dengan Tepat Jumlah yang Dibutuhkan 
Jumlah baja yang dibutuhkan untuk menyusun rangka atap harus diperhitungkan dengan teliti sebelumnya. Pasalnya, apabila jumlah baja tidak diperhitungkan dengan tepat, atap berisiko melengkung bahkan bisa saja atap tersebut rubuh karena rangka atap yang tidak stabil. Oleh karenanya siapkan jumlah rangka atap baja ringan untuk atap yang sesuai. 

6. Gunakan Jasa Instalator Ahli
Satu hal yang harus Anda pahami terkait pemanfaatan rangka atap dari material baja ringan adalah tidak semua orang memahami bagaimana cara menginstal rangka atap dengan benar. Pastikan Anda memilih hanya instalator yang benar-benar memahami koneksi antar baja yang tepat. Pilih hanya instalator yang telah mendapat training dan memiliki surat izin pemasangan.

7. Beli Baja Ringan yang Bergaransi
Selanjutnya yang terpenting adalah barang yang dibeli memiliki garansi. Adanya garansi berarti anda tidak usah khawatir merugi ketika terjadi kerusakan sekecil apapun itu. Dan biasanya barang bergaransi memiliki kualitas yang bagus. Jadi, bisa tenang setelah beli barang ya.

Beberapa tips di atas bisa anda coba ketika hendak membeli dan menggunakan baja ringan. Jangan lupa untuk untuk selektif memilih agar terhindar dari segala kemungkinan buruk. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!