Iklan Yang Dapat Mempengaruhi Serta Meracuni

Seusai sedikit memahami mengenai bagaimana serta sejauhmana efek iklan bekerja, maka pembahasan hari ini seputar dunia pasang iklan yang berkegunaaan untuk mempertahankan alias bahkan membenahi citra produk. Mengapa faktor itu butuh diperhatikan, sebab citra adalah salah satu faktor kesuksesan suatu  perusahaan yang ingin memasarkan produknya, baik berupa barang maupun jasa.

Iklan Yang Dapat Mempengaruhi Serta Meracuni

Kita pasti tetap ingat permasalahan yang menimpa suatu  produk biskuit, yang sempat menjadi kabar besar. Dimana biskuit yang sebetulnya lumayan dikenal masyarakat itu, diduga sempat tercemar oleh bahan berbahaya (racun).

Terlepas dari contoh di atas, sebetulnya iklan terbukti bisa digunakan untuk mempertahankan alias membenahi citra produk, alias bahkan perusahaan itu sendiri. Tak hanya sekadar menawarkan (launching) produk baru, baik barang maupun jasa. Sebab yang menonton citra produk keren alias tak bukanlah produsen, tapi justru konsumen alias masyarakat yang menjadi sasaran group (market) produk tersebut. Seandainya suatu  produk baik, maka produsen telah mempunyai satu poin agar konsumen berminat membelinya. Kemudian baru pertimbangan harga, perbandingan dengan produk sejenis, kegunaaan, kemasan serta lain-lain. Tetapi sebaliknya, apabila suatu  produk telah dicap jelek apalagi “berpersoalan,” maka konsumen perlahan-lahan bakal menjauhinya. Jadi jangan kaget apabila produk itu tak laku di pasaran.

Di segi lain, pemasangan iklan suatu  produk hendaknya disesuaikan dengan media massanya. Misal, produk kecantikan serta alat-alat rumah tangga sangat cocok dimuat di majalah khusus wanita. Tetapi demikian, media massa cetak lokal pun sebetulnya bisa digunakan, tapi dalam salah satu halamannya wajib ada kabar yang memuat kenasiban alias tren wanita masa kini. Artinya, segmentasi pasar dengan sasaran group yang ingin dicapai oleh produsen sangatlah cocok sasaran.